Kamis, 24 Januari 2013

Jadilah Terang Atas Kegelapan

Seorang murid terisak di depan Gurunya.

"Guru, aku rapuh, hidupku tak berguna. Laksana daki aku hanya mengotori. Laksana pohon, batang dan dahanku merapuh mati. Aku ingin bunuh diri!"

Sang Guru diam duduk bersila menikmati segelas kopi tubruk nan nikmat di sebuah ruangan yang temaram. Tak seberapa lama ia bangkit mengambil akuarium kecil di sudut ruangan yang berisi dua ekor ikan. Satu ekor berwarna keemasan dan seekor ikan putih yang terlihat biasa karena ikan tersebut memang ikan yang biasa hidup di persawahan.

Lalu dituangkan beberapa tetes tinta hitam kedalamnya. Air berubah warna menjadi pekat dan hitam. Ikan kecil itu perlahan mulai terlihat kebingungan. Bahkan ikan yang keemasan terlihat sempoyongan. Berjalan kehilangan arah. Menggelepar kehabisan oksigen. Hingga akhirnya pingsan.

"Muridku, hati dan pikiranmu adalah laksana ikan dalam air hitam ini. Gelap, pengap, sempit, menyesakan. Ketika dalam gelap dunia terasa sejengkal lebarnya. Ketika dalam pengap serasa hidup tak berdaya, tanpa pilihan. Ketika pikiran sempit, hati kita tumpul. Jiwa kita merapuh."

Dengan perlahan Sang Guru mengambil teko besar berisi air putih jernih. Dituangkannya ke dalam akuarium yang berwarna hitam itu. Pelan tapi pasti warna hitam air tersebut terus memudar. Air terus dituang bahkan hingga air meluap dari akuarium. Terus dituang hingga air di dalam akuarium menjadi kembali jernih dan bening. Menyisakan ikan putih yang kembali segar berenang dengan riangnya.

"Muridku, penuhi jiwa dan hatimu dengan kebaikan dan limpahilah dengan syukur. Lupakan segala kesulitan, kemalangan, kegelapan yang ada. Syukurilah kemudahan yang ada. Fokuslah pada kelapangan, bukan pada kesempitan. Hitunglah keberuntungan dan lupakanlah kemalangan. Limpahkanlah perasaan syukurmu dengan menebar kebaikan ke sekitarmu. Penuhi hatimu dengan perasaan syukur maka perlahan hatimu terpenuhi syukur.

Murid bertanya, "Guru, aku sulit merasakan syukur."

Sang Guru menjawab, "Cukup perbanyak berbuat kebaikan maka hatimu akan belajar bersyukur."

"Guru, aku lemah dan tidak bisa bersabar."

Sang Guru menjawab, "Jadilah ikan sawah yang diasah oleh kesulitan hidup dan menjadikan setiap kesulitan hidup adalah bagian dari proses menuju keberhasilan."

"Guru, aku masih dalam kegelapan."

Sang Guru menjawab, "Jadilah cahaya! Sekecil apa pun, jadilah cahaya bagi sekitarmu. Tebarkanlah kebaikan, maka perlahan kegelapanmu akan sirna, karena kamu sudah menjadi cahaya."

Jadilah cahaya terang di-tengah kegelapan.

http://intisari-online.com/read/jadilah-terang-atas-kegelapan

Rabu, 23 Januari 2013

Kepuasan dan Penderitaan

“Mengapa orang tidak bahagia? Karena mereka mendapatkan kepuasan yang janggal dari penderitaan mereka,” kata Sang Guru.

Ia menceritakan bagaimana ketika suatu kali ia berada di tempat tidur bagian atas di sebuah kereta api, pada suatu malam. Ia tidak bisa tidur, karena dari tempat tidur bawah seorang wanita terus-menerus mengeluh, “Oh, betapa hausnya saya…. Aduh, betapa hausnya saya.”

Terus-menerus suara keluhan itu terdengar. Akhirnya, Sang Guru turun ke bawah, berjalan melalui gang sepanjang kereta api, mengisi dua cangkir besar dengan air, membawanya, dan memberikannya kepada wanita malang itu.

“Bu, ini ada air.”

“Oh, baik sekali Anda. Terima kasih.”

Sang Guru kembali ke tempat tidur. Ia menyamankan badannya dan ketika hampir pulas dari bawah terdengar lagi suara keluhan, “Oh, betapa hausnya saya tadi…. Aduh, betapa hausnya tadi.” (Berbasa-basi Sejenak)

http://intisari-online.com/read/kepuasan-dan-penderitaan

Selasa, 15 Januari 2013

Lakukan dengan Cara Yang Berbeda

Beberapa ekor lalat tampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Tiba-tiba anak pemilik rumah keluar tanpa menutup kembali pintu rumah. Lalu tampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

"Saya bosan dengan sampah-sampah itu. Kini saatnya menikmati makanan segar," katanya. Setelah kenyang si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk. Namun ternyata pintu kaca itu telah tertutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan - kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat pun terbang di sekitar kaca. Sesekali melompat dan menerjang kaca itu. Dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap menggelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak balik. Demikian terus dan terus berulang-ulang.

Hari makin petang dan si lalat itu tampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya lalat itu tergeletak lemas terkapar di lantai. Tidak jauh dari tempat itu serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makanan. Ketika menjumpai lalat yang tidak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Mereka pun beramai-ramai membawa bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua. "Ada apa dengan lalat ini Pak? Mengapa dia sekarat?"

"Oh itu sering terjadi. Ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha. Dia sungguh-sungguh telah berjuang keras, berusaha keluar dari pintu kaca itu. Akan tetapi ketika tidak menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan. Akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita."

Semut kecil itu masih penasaran dan bertanya lagi. "Aku masih tidak mengerti. Bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?"

Masih sambil berjalan dan membawa bangkai lalat, semut tua itu menjawab. "Memang, lalat itu tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali. Hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama."

Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya. Namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius. "Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini.

"Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda." (Patut Anda Ketahui)

http://intisari-online.com/read/lakukan-dengan-cara-yang-berbeda

Sabtu, 29 Desember 2012

Resolusi & Tren 2013 Lihat Peruntungan Anda Melalui Ramalan Shio 2013


Arina Yulistara - wolipop
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/12/28/093044/2128513/852/lihat-peruntungan-anda-melalui-ramalan-shio-2013--bag-1-?991104topnews

Shio adalah zodiak Tionghoa untuk melihat peruntungan nasib Anda setiap tahun. Tahun 2013 ialah tahun ular. Orang yang lahir pada tahun ular akan mengalami pembengkakan pengeluaran di 2013 dan sering sakit kepala sepanjang tahun. Untuk tahu lebih lanjut kesuksesan Anda di tahun mendatang, yuk simak ramalan shio 2013 bagian pertama dari Tjong Kwan Seng atau lebih dikenal dengan nama Suhu Yo.
Orang shionya kerbau mempunyai banyak kesempatan bagus, seperti kesempatan naik jabatan bagi orang bekerja. Saat sudah memiliki kekasih juga bisa masuk kejenjang pernikahan. Bagaimana dengan Anda?

1. Ular
Orang yang lahir pada tahun ular kesibukannya sangat padat sehingga sulit mencari uang. Pemasukannya berkurang dengan adanya pengeluaran yang semakin besar membuat ular di tahun ini kekurangan uang. Kurangnya uang membuat ular emosian dan sering sakit kepala sepanjang tahun. Dikhianati pada tahun 2013 membuat ular kecewa dengan teman-teman dekat. Belum lagi tuduhan datang bertubi-tubi. Kecelakaan kecil sering terjadi karena kelalaian dan kurangnya berhati-hati. Coba hemat dan hati-hati dalam berbicara untuk membuat peruntungan lebih baik. Anda juga perlu mengurangi makanan asam pedas.

2. Kuda
Orang yang lahir pada tahun kuda tipe pekerja keras, rajin, tapi di tahun ular Anda jadi pemalas. Kuda kurang bergairah pada tahun ini. Banyak kesempatan yang datang tapi terlewati. Kuda harus hindari minum-minuman yang manis agar tidak berisiko naiknya diabetes militus. Kuda jangan suka berdebat terutama yang berusaha atau bekerja karena akan membuat Anda kurang disukai. Kuda sering kelelahan pada tahun ini karena tidurnya terlalu malam.

Kuda tahun ini jika ingin bepergian jauh hendaknya ditunda dulu. Banyak perampokan dan pencurian mendominasi Anda di tahun ular. Jangan suka memamerkan barang-barang yang berharga, rajin-rajinlah beribadah agar terhindar dari mala petaka atau ancaman jiwa. Kuda yang baik mau mendengarkan kata-kata orang tua, berpikirlah kalau kuda tahun ini cepat lulus bagi yang kuliah. Jika bekerja, rajin-rajinlah dan prioritaskan disiplin waktu. Semoga kuda tahun ini peng-an (selamat).

3. Kambing
Kesehatan kambing kurang baik pada tahun ular, terutama yang lahir pada tahun 1955 dan 1943. Diabetes militus berakibat stroke mewarnai kehidupan di tahun 2013. Keuangan kambing menurun dan banyak pertengkaran dengan keluarga membuat stres yang berkepanjangan. Pada 2013, harus sabar dan banyak amal sehingga membuat Anda terlepas dari penderitaan berkelanjutan. Kadang kambing mengabaikan nasihat dokter sehingga akan menyesal di kemudian hari.

Jangan meninggalkan rumah sebelum memeriksa kompor dan mematikan aliran listrik karena kebakaran harus diwaspadai di tahun ular. Kesabaran kambing sangat diuji yang membuat Anda lebih emosional. Kambing perlu waspada dengan teman dekat atau saudara yang hendak meminjam uang karena tahun depan kambing akan kehilangan banyak uang.

4. Monyet
Tahun 2013 bagi warga monyet adalah tahun Ciong. Banyak sekali masalah yang menimpa, seperti kehilangan pekerjaan, usaha gagal, serta beragam keributan yang terjadi dalam hubungan asmara. Monyet dengan ular memang kurang harmonis sehingga pada tahun ular Anda sangat tertekan.
Kalau ingin membeli sesuatu yang memberatkan keuangan, lebih baik dipikirkan dua atau tiga kali. Bila tidak terdesak dan bisa ditunda maka tundalah satu tahun baru boleh wujudkan. Monyet harus berusaha tegar, diam, dan senyum pada tahun ular. Jika ingin menang, jangan melawan dengan jalur hukum. Usaha perdamaian membuat monyet lebih aman.
Monyet yang cerdas tidak bisa bebas beraktivitas pada tahun ini, alangkah baiknya berkecimpung di dunia sosial dan memperbaiki hal-hal kecil di rumah Anda supaya lebih bermanfaat. Monyet perlu memperhatikan kesehatan saraf. Istirahat dan tidur lebih awal membuat badan sehat dan tidak lupa amal dengan orang sekeliling untuk membantu memperbaiki peruntungan monyet di 2013.

5. Ayam
Ular takut dengan ayam sehingga tahun 2013 ayam sangat beruntung. Banyak hoki yang datang. Banyak kwijin (dewa penolong) yang membantu sehingga ayam mempunyai kesempatan membuka usaha baru. Bila ayam bekerja, banyak yang akan dihasilkan. Begitu pula bagi yang belum dapat jodoh. Tahun depan ayam memiliki peluang besar untuk menikah.
Akan tetapi, ada satu yang harus diperhatikan di tahun ular, kesombongan ingin cepat kaya sehingga ayam terjatuh jika melakukan usaha yang berspekulasi tinggi, seperti judi, forex, atau saham. Ayam akan bersinar terang dan bisa sukses terus sepanjang tahun 2013. Banyaklah beribadah, membantu uang kematian untuk orang miskin atau orang sakit. Ayam juga harus memperhatikan anak-anaknya agar tidak ada yang celaka.

6. Anjing
Anjing sering didera sakit pada tahun 2012. Tahun depan anjing kerap mendapat masalah dengan pihak berwajib. Maka dari itu, anjing harus lebih berhati-hati saat berkendara, membeli barang jangan terlalu murah, dan jangan banyak mencampuri urusan orang lain supaya terhindar dari kejadian tidak mengenakan. Anjing yang galak sekarang harus menjadi anjing pendiam dan sabar. Jangan memaksakan kehendak.
Uang yang dicari harus dipakai untuk membeli keperluan penting saja karena tahun 2013 keuangan Anda akan membaik. Shio anjing tetap harus berhemat walaupun banyak rezeki datang. Namun di tahun ular, anjing sering mendapat musibah sehingga membuat hidup anjing naik-turun.
Banyak bergaul dan berbuat baik akan melewati masa-masa buruk Anda. Hidup anjing di 2013 tergantung Anda menempati diri. Jika ditaruh keranjang sampah akan menjadi sampah, kalau diletakkan di pot bunga akan menjadi wangi. Kesalahan harus diakui, teman dekat yang baik didekati, teman yang merugikan harus dijauhi, maka hidup Anda akan selamat di tahun ular.

7. Babi
Babi bermusuhan dengan ular sehingga gerak-geriknya membuat salah tingkah dan diawasi ular. Babi banyak kegagalan dalam percintaan, keuangan juga sangat boros. Pekerjaan atau usaha banyak cobaan membuat babi di tahun 2013 stres tinggi.
Dalam perhitungan Fengshui, babi ditahun ular ialah Ciong besar. Bagi yang lahir tahun 1959 dan 1947 akan sakit keras bahkan bisa berujung kematian. Untuk yang lahir tahun 1971 dan 1983, akan ada pergunjingan rumah tangga dan yang lahir tahun 1995 harus hati-hati ketika bergaul. Babi harus cisua atau buang sial agar tidak terjadi masalah ditahun ular.
Sering-sering pasang lilin untuk pencahayaan rezeki dan peruntungan Anda. Permusuhan dengan orang lain dihindari, apalagi dengan saudara dan teman dekat. Berupaya melakukan pendekatan dengan orang-orang yang memusuhi Anda. Kata-kata kasar jangan diumbar. Kalau tidak tahan menghindar saja karena diam adalah emas.

8. Tikus
Tikus banyak kesibukan sehingga melupakan kesehatan. Tikus harus banyak istirahat sepanjang tahun agar tidak didera kesehatan yang menurun. Kurangnya tidur yang membuat tikus stres tinggi, terutama karena besarnya keinginan membuat tikus banyak hutang.
Tikus harus mengambil sikap untuk menurunkan keinginan yang berlebihan. Tidur lebih awal dan tidak mengurus berbagai urusan kecil. Tikus akan beruntung kalau berhemat dan semangat. Kejadian yang akan menimpa tahun ular adalah masalah keluarga, harus saling percaya satu sama lain agar tidak saling curiga.

9. Kerbau
Kerbau diberi prioritas oleh ular sehingga banyak kesempatan bagus yang akan didapat, seperti kesempatan naik jabatan bagi orang bekerja. Saat sudah memiliki kekasih juga bisa masuk kejenjang pernikahan. Kerbau sering menunda-nunda pekerjaan dan bermalas-malasan karena kesempatan untuk maju di tahun 2013. Semua masalah terselesaikan dengan baik.
Kesehatan kerbau masih diselimuti dengan stres tinggi dan kelelahan. Jalan untuk mengatasi stres tinggi dengan menjauh dari orang-orang yang bermasalah serta tentunya dekat dengan yang baik. Berolahraga sangat baik untuk menaikkan daya tahan tubuh agar tidak kelelahan.

10. Macan
Macan sosok yang ditakuti oleh ular sehingga macan pada tahun ini ialah ciong. Banyak stres karena masalah keuangan. Pengeluaran besar dari pihak keluarga yang membutuhkan macan untuk membantu yang tidak bisa ditolak oleh Anda. Mengatur keuangan 'seketat mungkin' sudah mulai diberlakukan karena akan membuat hidup macan tidak stres.
Hindari ajakan kerja sama dan tergiur barang milik teman agar tidak membuat macan membeli barang yang tidak berguna. Kesehatan menurun membuat macan mudah tertular flu, batuk, dan tenggorokan gatal. Banyak makan buah akan meningkatkan imun dalam tubuh sehingga tidak mudah tertular penyakit. Rasanya macan sulit menerima keadaan yang sering membuatnya kecewa. Hemat tahun 2013 bisa membuat macan melewati tahun ular.

11. Naga
Naga setelah berkuasa pada tahun 2012, sekarang turun tahta. Stres karena kebanyakan masalah pada tahun 2012 sehingga di tahun depan harus giat bekerja untuk diri sendiri agar bisa lebih mapan. Naga banyak pengeluaran yang harus diurungkan karena kebutuhan pribadi harus dipikirkan dua kali agar keuangan meningkat.
Bangun tidur harus lebih awal agar rezeki tidak dipatok ayam. Banyak musibah datang, untuk itu hindari perjalanan yang jauh dengan kendaraan roda dua atau empat. Apa yang sekarang disyukuri dan dipupuk membuat Anda lebih maju kedepannya. Pikirkan untuk menikah jika sudah ada pasangan yang cocok.

12. Kelinci
Kelinci yang tegar pada tahun ular ini mendapatkan rezeki. Banyak tawaran kerja sama. Pekerjaan yang ditawarkan pun membawa penghasilan yang besar. Kelinci tidak boleh sombong jika tidak mau dijauhi temannya.
Kelinci tidak boleh mengonsumsi minuman bersoda ataupun terlalu manis yang mudah menaikkan berat badan Anda. Kelinci di tahun 2013 sangat memesona sehingga banyak yang mengagumi. Kalau ada kesempatan untuk berpergian jauh lakukan saja.
Kesehatan kelinci yang kurang baik ialah bagian lambung dan tekanan darah rendah. Murah senyum agar rezeki berlimpah serta disarankan memakai banyak warna putih, kuning, merah, dan orange.

Jumat, 28 Desember 2012

Silakan Membayar dengan Separo Doa dan Separo Uang


Di tengah hujan yang mengguyur kota Bandung kemarin, saya menyempatkan makan bersama keluarga. Sebuah restoran kecil yang menyediakan hidangan ikan-dan-sekawannya menjadi pilihan. Tempat parkir kendaraan ternyata sudah penuh. Jadilah saya menitipkan kunci kendaraan ke petugas parkir—valet parking, begitu katanya. Dengan ramah mereka mempersilakan kami masuk.

Begitu duduk setelah memilih tempat yang pas, karyawan menyodori kami daftar menu dan secarik kertas. Mula-mula kertas ini tidak menarik perhatian kami yang sudah merasa lapar. Usai memesan makanan dan minuman, barulah kertas ini kami tengok. Tulisan yang tertera di kertas ini sederhana tapi sungguh menarik perhatian: “Silakan membayar dengan separo doa dan separo uang.”

Aturan mainnya seperti ini: jika pengunjung bersedia menuliskan doa pendek di secarik kertas tadi, pengunjung tersebut cukup membayar tunai separo dari harga hidangan yang seharusnya mereka bayar. Tidak ada permintaan agar pengunjung mendoakan supaya restoran ini bertambah maju dan kian banyak pelanggannya. Mau doa apa saja, terserah pengunjung. Juga tidak ada batasan hingga berapa rupiah pengunjung bisa memperoleh diskon 50% dan sisanya diganti dengan doa.

Saya mula-mula menduga bahwa ini sekedar trik marketing belaka, sebab hingga berapa banyak sih orang sanggup menampung makanan ke dalam lambungnya? Secara matematis, pengelolan restoran rasanya tidak merugi pada hari itu, tapi mungkin marjin keuntungannya berkurang. Tapi, bila dilihat dalam jangka panjang, apa yang mula-mula saya duga sebagai trik marketing belaka ini merupakan investasi untuk mempertahankan pelanggan.

Berbagi dengan pelanggan memang selalu menjadi pilihan bagi sebagian pelaku usaha. Mereka bermaksud mengungkapkan rasa terima kasih atas loyalitas pelanggan. Cara yang lazim dipakai biasanya berbagi hadiah. Tapi restoran ini memilih cara yang khas, dan setelah saya pikir-pikir barangkali ini bukan trikmarketing, melainkan sebuah ekspresi cara pandang yang berbeda terhadap bisnis.

Dengan meminta pengunjung restoran menuliskan doa pendek di secarik kertas, pengelola restoran mungkin ingin berbagi semangat bahwa di dalam bisnis terkandung unsur spiritualitas. Saya juga percaya bahwa dengan menuliskan ‘Silakan membayar dengan separo doa dan separo uang’, ini tidak berarti bahwa pengelola restoran menyamakan doa dengan uang. Pikiran saya positif saja, bahwa ia ingin mengajak pengunjung untuk mengingat bahwa di dalam setiap hidangan yang disantap terdapat unsur spiritualitas; bahwa ia mengajak kami (saya) yang sudah lama tidak berdoa.

Bisnis dan spiritualitas mungkin dianggap jauh oleh sebagian orang. Namun sesungguhnya banyak pebisnis besar yang tidak melupakan unsur ini dalam praktik bisnis mereka. Masih banyak pebisnis yang tidak melihat bisnis dan spiritualitas sebagai dua entitas yang sama sekali tak bisa diakurkan. Mereka tidak menyembunyikan sesuatu dari konsumennya karena percaya bahwa dengan berbisnis secara jujur, bisnis mereka akan subur.

Seusai menuntaskan rasa lapar, akhirnya kami pulang. Saat mengambil kunci kendaraan, saya bertanya, berapa tarif valet parking-nya? “Seikhlasnya saja,” jawab petugas parkir. Jawaban itu semakin menegaskan spirit yang disampaikan di secarik kertas tadi: “Silakan membayar dengan separo doa dan separo uang.”

Sumber :
Blog Tempo Interaktif
http://blog.tempointeraktif.com/uncategorized/silakan-membayar-dengan-separo-doa-dan-separo-uang/

Rabu, 26 Desember 2012

Menjaga Api Kreatif Tetap Menyala

Apakah Anda pikir kreativitas seseorang ada masa berakhirnya? Pelukis Perancis Henri Matisse, yang berusia hingga 85 tahun, tidak merasakannya. Sepanjang karirnya yang panjang dan produktif, Matisse, ditempa oleh gaya baru dalam seni lukis, sclupture,dan bentuk-bentuk seni lainnya.

Meskipun Matisse menghabiskan sebagian akhir hidupnya dengan terbaring di tempat tidur, ia tidak membiarkan hal ini menghentikannya untuk melakukan apa yang ia cintai, menciptakan seni. Pada satu titik, Matisse dibuatkan tongkat 4 kaki yang ia bisa pasangkan kuas atau sepotong arang di ujungnya. Menggunakan alat bantu ini, Matisse bisa mencapai puncak kanvas yang tinggi, sementara ia melakukannya dalam posisi berbaring.

Ia juga melihat kebentuk ekspresi baru. Meskipun ia tidak bisa lagi bekerja semaksimal mungkin, ia tetap suka dengan kuas dan kanvas. Matisse mengembangkan bakatnya dalam media baru. Saat usianya 80-an, pelukis terkenal di dunia ini mengembangkan kemampuan baru di decoupage,seni merekatkan sisa kertas berwarna cerah untuk menciptakan sebuah gambar. Beberapa potongan akhir Matisse sekarang tergantung di museum di seluruh dunia, termasuk karyanya The Snail, di Tate Museum, London.

Mengapa Matisse mendorong dirinya mencapai puncak dalam sisa hidupnya ketika banyak orang lebih memilih untuk enak-enakan? Karena, Matisse tidak mau menggunakan usia tua sebagai alasan untuk mengakhiri kreativitasnya. (*)

http://intisari-online.com/read/menjaga-api-kreatif-tetap-menyala

Kamis, 20 Desember 2012

Peduli Pada 'Malaikat Kecil'

Ahli manajemen stres, Kathleen Hall, menceritakan sebuah kisah bagaimana pada suatu waktu ia berjalan ke sebuah toko keramik kecil dan memperoleh sesuatu yang benar-benar tak ternilai harganya.

Saat Hall melihat-lihat sekitar toko, ia mendengar suara melengking aneh. Ia melihat sekeliling tapi tidak melihat apa-apa yang bisa membuat kebisingan. Pemilik toko tersenyum padanya dan terus membongkar isi kotak. Beberapa saat kemudian, Hall mendengar suara lagi dan menyadari asalnya dari belakang meja.

Ia melihat ke belakang meja dan tampaklah seekor burung dalam sangkar. Saat itu pemilik toko berjalan ke arahnya. “Itu Goober,” kata wanita itu sambil meletakkan sangkar burung di meja dan membuka pintunya hingga burung itu bisa berjalan keluar. “Jangan khawatir, dia tidak bisa terbang, sayapnya patah.”

Wanita itu mengeluarkan botol kecil yang berisi campuran biji, anggur tumbuk, dan madu. “Ini waktunya makan siang,” katanya sambil mengumpulkan potongan-potongan makanan lengket itu di ujung sumpit dan menyuapkannya pada burung kecil itu.

Wanita itu menjelaskan bahwa segala macam hewan, dari burung, kucing hingga anjing, terluka di jalan depan tokonya. Ia membantu mereka sebisanya. Saat wanita itu memberi makan burung, Hall melihat tangan wanita itu bengkak-bengkak karena arthritis. Wanita itu menyadari Hall melihat tangannya dan mengakui meski ia memiliki masalah kesehatan, tapi ini tak menghentikannya menyiapkan makanan khusus untuk Goober setiap malam. Ia mengatakan ia berharap cintanya kepada hewan-hewan itu dapat menyembuhkan mereka.

“Tidak ada yang peduli pada mereka,” kata wanita itu, “tapi saya pikir mereka adalah malaikat kecil yang dikirim ke sini untuk menunjukkan cinta kita.”

Hall tersentuh oleh penghormatan wanita ini dan yakin bahwa karena kebaikan wanita ini, efek riak cinta dan penyembuhan terjadi di seluruh dunia.

http://intisari-online.com/read/peduli-pada-malaikat-kecil